Pemain Dengan Harga Mahal Gagal Bersinar Pada Musim ini

Pemain Dengan Harga Mahal Gagal Bersinar Pada Musim ini

Pada saat bursa transfer tahun 2018 dimana klub-klub top eropa mendatangkan para pemain incaran mereka dengan harga yang mahal . Salah satunya Cristiano Ronaldo yang meninggalkan Real Madrid dan bergabung bersama Juventus ini mencapai nilai transfer termahal 2018 tapi mempunya dampak bagus untuk tim yang ia bela dimana sudah mencetak 24 gol dan 12 assist dalam 36 pertandingan meski usianya sudah 34 tahun. Tapi ada para pemain lainnya yang harga kedatangannya sangat mahal tapi tidak bisa memberikan penampilan terbaik.

1. Radja Nainggolan
Merupakan salah satu pemain terbaik di Seria A saat dirinya bersama AS Roma. dimana bermain sebagai gelandang yang solid serta punya tendangan keras yang bisa mengancam gawang lawan sampai membuat gol. tapi dirinya harus dijual ke Inter Milan dengan harga tinggi dan tidak sesuai harapan dimana hanya bisa bermain beberapa pertandingan dan cuman memberikan empat gol dan tiga assist.

2. Thibaut Courtois
Real Madrid yang mendatangkan sang pemain dari Chelsea ini dengan harga yang mahal untuk seorang kiper. dimana itu semua berkat Courtois yang bermain bagus pada ajang piala dunia yang membuat dirinya mendapatkan tawaran oleh Los Blancos. Akan tetapi semenjak bergabung gawang Madrid mala sering kebobolan dan seperti kemampuan hebatnya menghilang sejak bermain di Spanyol.

3. Fred
Merupakan pemain yang dibeli Manchester United dari Shakhtar Donestsk menjadi pemain mahal kedua. Padahal MU bersaing dengan City mendapatkannya tapi sang pemain tidak bisa memberikan dampak besar dan mala sering tidak dimainkan di bangku cadangan. pelatih lebih sering memainkan pemain lainnya menjadi gelandang dimana Paul Pogba dan Matic.

Skuat Pincang PSG Bisakah Berguna Di Old Trafford?

Jelang laga untuk melawan Manchester United di Old Trafford, PSG yang sudah dua bulan yang lalu adalah unggulan,kini telah melewatkan ke Manchester United dengan status sebagai non-unggulan. Selain karena sebuah faktor United yang sudah menggeliat usai yang di tangani Ole Gunnar Solskajaer, PSG ini juga tengah dilanda oleh bada cedera yang sangat parah.

Dua dari penyerang andalan, Neymar dan juga Edison Cavani, telah di pastikan absen karena adanya cedera. Marco Veratti, sang metronom yang andalan, juga sudah diragukan  kebugarannya meski  namanya ini tetap di bawa Thomas Tuchel di dalam skuat. Bek Kanan, Thomas Meunier, sedang mengalami cedera di kepala pada laga kontra Bordeaux tengah pekan yang lalu dan juga masih diragukan untuk siap tampil. Lalu, bagaimanan dengan perkiraan peluang skuat yang pincang dari PSG ini sedang menghadapi Manchester United yang saat ini masih terkalahkan pada 11 laga Terakhir?

-Kylian Mbappe

Skema apa pun itu yang nantinya akan dipakai Tuchel, nama dari pemuda 20 tahun ini, yaitu Kylian Mbappe, sudah di pastikan akan menjadi umpan. Mbappe ini adalah satu-satunya penyerang ini yang dengan kondisi sehat, meski ada di bangku candangan masih ada lagi nama Eric Maxim Choupo-Moting. Masalahnya adalah, bagaimana cara dari Tuhcel ini mengakomodasi dari sisi eksplosif Mbappe?

-Menyerang Manchester United dari bagian sayap

Pada laga akhir pekan yang lalu Kontra Bordeaux, Tuchel ini menyimpan Angel di Maria dan juga Julian Draxlex. Kalau turun dengan sebuah formasi 4-3-3, kemungkinan besar pemain yang berasal dari Argentina dan juga Jerman itu akan bisa mengapit Mbappe sebagai penyerang sayap.

Makin Mengecewakan, Barcelona Siap Lepaskan Philippe Coutinho

Barcelona di beritakan sudah mulai kehabisan kesabaran nya terhadap performa permainan dari Philippe Coutinho. Pada saat pertandingan El Clasico antara Barcelona melawan Real Madrid terlihat performa permainan Philippe Coutinho kembali lagi memperlihatkan performa penampilan yang buruk.

Hal ini membuat pemain asal Brazil, Philippe COutinho terpaksa harus di tarik keluar oleh pelatih Barcelona, Ernesto Valverde saat pertandingan antara Barcelona dan Real Madrid masih menyisahkan waktu sekitar 30 menit. Batas kesabaran dari pelatih Barcelona, Ernesto Valverde sudah mulai habis kepada Philippe Coutinho.

Seperti yang di beritakan oleh Marca, mantan pemaian Liverpool yakni Philippe Coutinho memang masih banyak sekali yang mendukung nya seperti beberpa petinggi klub Barcelona . Walaupun begitu, Barcelona saat ini siap untuk mendengar klub lain untuk menegosiasi soal harga untuk Philippe Coutinho.

Barcelona sudah siap untuk melepaskan Philippe Coutinho kalau memang pemain asal Brazil itu terus menerus tidak bisa tampil dengan semua performa nya. Pada saat Ousmane Dembele mengalami cedera, hal ini sebenar nya waktu yang tepat untuk pemain sekelas Philippe Coutinho untuk membuktikan kualitas permainan nya.

Philippe Coutinho harus bisa membuktikan kualitas permainan nya kepada semua fans Barcelona, Philippe Coutinho juga harus menyakinkan para fans dari Barcelona memang mampu untuk menjadi pemain andalan di Barcelona.

Klub asal Spanyol, Barcelona akan memanfaatkan sebuah kondisi dari buruk nya penampilan dari Philippe Coutinho. Salah satu cara nya ada dengan menjual nya dengan harga yang cukup tinggi atau dengan tawaran lain nya yang menarik.

Anthony Martial Sudah Berhasil Lampaui Catatan Cr7 di MU

Pelatih sementara Manchester United yakni Ole Gunnar Solskjaer menantang pemain asal Prancis yakni Anthony Martial untuk mengikuti jejak dari Cristiano Ronaldo dengan mampu mencetak gol bagi tim.

Tetapi, hasil statistik membuktikan bahwa potensi Anthony Martial jaug lebih baik dari pada Cristiano Ronaldo. Hal ini bisa terlihat pada jumlah pertandingan Liga Premier League 2018-2019 yang di lakoni nya bersama Manchester United.

Bermain dari AS Monaco dari tahun 2015 sampai 2016, Anthony Martial sudah menjalai sebanyak 105 pertandingan di kompetisi Liga Premier League. Anthony Martial menjadi pemain inti sebanyak 79 kali berhasil mencetak gol sebanyak 32 gol dan mendapatkan assist sebanyak 16 kali dan serta memiliki rasio bermain per gol sebanyal 218 menit.

Hasil dari data dari Anthony Martial mampu mengalahkan kinerja dari Cristiano Ronaldo dengan jumlah pertandingan yang sma pada awal keberadaan nya di komeptisi Liga Premier League. Pemain bintang asal Portugal itu masuk ke tim utama Manchester United sebanyak 83 kali, membuat sebanyal 26 gol dan 15 kali assist serta menghasilkan 305 menit per gol.

Laga tersebit berhasil menunjukkan Anthony Martial lebih lebih efisien dan lebih berkontribusi ketimbang Cristiano Ronaldo.

Pelatih sementara Manchester United yakni Ole Gunnar Solskjaer menyamai Cristiano Ronaldo setelah pemain timnas Prancis itu meneken kontrak baru di Manchester United sampai 2024. Pelatih sementera Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer berharap Anthony Martial bisa terus berkembang dan bisa memecahkan rekor rekor yang ada di Manchester United.

Legenda MU Juga Masih Ragu Dengan Solskjaer

Legenda dari Manchester United, yaitu Paul Ince, ia mengakui sang Ole Gunnar Solskjaer ini telah bekerja dengan sangat baik di Old Trafford, Meskipun demikian, ia juga belum terlalu sangat yakin dengan kemampuan dari pria yang berasal dari Norwegia tersebut.

Solskjaer ini menggantikan Jose Moutinho di Desember yang lalu. Di bawah dari asuhannya, MU ini meraih sebanyak delapan kemenangan dan juga sekali seri di sembilan laga.

“Orang-orang juga menyarangkan bahwa seorang Solskjaer ini harus dijadikan sebagai manajer permanen Manchester United. Pertandingan saat melawan Burnley (seri 2-2), ini membuktikan bahwa tim yang masih belum maksimal. Saya tidak akan mengatakan Solskjaer ini tidak melakukannya dengan baik, dia ini sangat luar biasa, tetapi itu juga tidak berarti dia sudah cukup siap dengan pekerjaan itu,” ucap Ince

“Anda harus sangat berhati-hati. Siapa saja pun yang telah mengambil sebuah pekerjaan secara permanen ini harus menjadi seorang yang tepat. Ini sangat memalukan dengan Louis Van Gaal dan David Moyes dan kemudian semua para penggemar ini yakin Jose Mourinho adalah seorang yang sangat tepat, dan sangat jelas sekali dia tidak.”

-Belajar dari Kesalahan
Ince pun Ingin Manchester United belajar dari sebuah kesalahan mereka pada saat menunjuk Jose Mourinho.

“Manchester United telah membuang waktu dengan Jose Mourinho, mereka juga memenangkan beberapa tropi akan tetapi pada akhirnya, dia juga membawa mereka mundur. Siapa saja pun manajer berikutnya, apakah seorang Solskjaer atau juga Mauricio Pochettino, dia juga heru ada di sana untuk dalam jangka panjang,” Ince menambahkan

Lawan MU, PSG Hampir Dipastikan Tanpa Neymar

Mega bintang asal Brazil, Neymar di ragukan bisa bermain saat Paris Saint Germain (PSG) melawan Manchester United (MU) di babak putaran 16 kompetisi Liga Champions. Pada tanggal 13 Februari 2019 nanti. Karena, di kabarkan penyerang Pasis Saint Germain (PSG) masih di selimuti dengan cedera yang cukup serius yakni metatarsal.

Neymar menggalami insiden cedera tersebut saat Paris Saint Germain menang telak dengan skor 2-0 atas Strasbourg pada kompetisi Liga Coup de France, pada tanggal 23 Januari 2019 lalu. Neymar terpaksa harus di tarik keluar pada menit ke 62 setelah mendapatkan sebuah tekel kelas dari pemain Strasbourg yakni Moatoz Zemzemi.

Bagi mantan pemain Barcelona, cedera seperti metatarsal di kaki sebelah kanan nya merupakan sebuah cedera kambuhan. Pada musim lalu. Neymar terlebih dahuku mengalami insiden cedera yang serupa dan berhasil pulih setelah menjalani hasil operasi.

Tetapi sampai saat ini, masih belum di ketahui secara detail nya berapa lama Neymar akan absen. meskipun begitu, mantan penyerang Barcelona asal Brazil. Neymar itu di prediksi kan akan sulit tampil saat Paris Saint Germain mealwan ke markas besar Manchester United yakni stasion Old Trafford. Pada laga pertama babak 16 besar kompetisi Liga Champions.

“Akan sangat kesulitan (Neymar akan turun melawan Manchester United). Seperti yang tadi saya jelaskan pada hari sabtu nanti tepat nya tanggal 26-01-2019, masih terlalu cepat untuk membicarakan kemungkianan Neymar akan kembali bermain,” Ujar pelatih paris Saint Germain, Thomas Tuchel.

Manajer MU: Sanchez Orang Yang Sombong

Pelatih Setan Merah (MU), Ole Gunnar Solskjaer memberikan pujian terhadap aksi dari pemain sayap Manchester United, Manchester United saat melawan mantan klub nya, Arsenal di stadiun Emirates, pada hari sabtu (26-01-2019) dini hari WIB pada kompetisi babak semifinal Piala Fa.

Alexis Sanchez merupakan pencetak gol pembuka untuk Manchester United. Ketika Alexis Sanchez berhasil menerima umoan trobosan dari Romelu Lukaku , mantan pemain Barcelona ini, Alexis Sanchez berhasil melewati penjaga gawang Arsenal, Peter Cech.

itu merupakan performa penampilan yang ketika dari Alexis Sanchez di bawah asuhan pelatih baru sementara, Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer dengan waktu cacatan sebanyak 163 menit bermin. Mantap pemain Arsenal itu berhasil mencetak satu buah gol dan melakukan dua kali assist sejak Manchester United berhasil memecat Jose Mourinho dari kursi kepelatihan.

Cara kerja Alexis Sanchez sejauh ini membuat pelatih baru sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer sanagt puas. Menurut pelatih asal Norwegia itu, Alexis Sanchez merupakan satu di antara para pemain Manchester United yang sombong.

“Saya pernah duduk bareng dengan Alexis Sanchez dan berbicara banyak dengan nya. Alexis Sanchez adalah seorang pemain yang bekerja keras dan juga termasuk orang yang sombong. Maksud nya, Alexis Sanchez benar benar pemain yang mempunyai tekat yang kuat dan bisa membuktikan kemampuan nya di atas lapangan,” Ujar Ole Gunnar Solskjaer yang di lansir dari situs resmi Manchester United.

Arsenal Siap Mendatangkan Juan Mata

The Gunners lagi lagi tertaik dengan pemain Setan Merah (MU). Setelah melirik pemain berposisi bek belakang, Manchester United, Eric Bailly. Arsenal sekarang juga tergoda kepada sang pemain gelandang asal Spanyol, Juan Mata.

Juan Mata bisa di dapatkan secara cuma cuma pada bursa tranfer pemain musim panas nanti. Mantan pemain Chelsea, Juan Mata itu di kontrak di Manchester United akan habis pada pertengahan musim ini nanti. Juan Mata berkemungkinan besar tidak akan memperpanjang kontrak nya bersamma Setan Merah (Manchester United).

Seperti peraturan nya, pemain yang sudah berumur 30 tahun itu sudah boleh membicarakan dengan klub sepak bola lain dan meneken kontrak. Karena bisa mendatangkan secara cuma cuma, hal ini lah banyak klub sepak bola yang tergiur.

Mantap peamian Chelsea, Juan Mata sangat di minati oleh beberapa klub sepak bola raksasa seperti Paris Saint Germain (PSG), Juventus dan Barcelona konon di kabarkan klub raksasa tersebut siap untuk menampung Juan Mata. Berita ini tersebut yang baru saja di laporkan oleh stasion televisi sepak bola, Mirror, Arsenal juga siap untuk memanaskan persaingan untuk mendapatkan gelandang Manchester United, Juan Mata.

Pelatih Arsenal, Unai Emery sangat menyukai performa dari Juan Mata dan ingin sekali mendatangkan nya ke markas besar Arsenal yakni Stadion Emirates. Kebetulan pelatih Arsenal, Unai Emery bisa di katakan sanagat mengenal Juan Mata, kedua nya sudah pernah kerja sama di klub asal Spanyol, Valencia.

Eden Hazard Masih Betah di Chelsea

Pemain gelandang anyar Chelsea, Eden Hazard, merupakan salah satu pemaian buruan Real Madrid di Chelsea. Akan tetapi, Eden Hazard tidak memikirkan berita tranfer ke klub besar asal Spanyol, Real Madrid tersebut. Kini Eden Hazard hanya ingin fokus bermain membela Chelsea.

Real Madrid sudah terus menerus berburu pemain bintang Chelsea pada bursa tranfer musim panan tahun lalu. Pada saat ini Real Madrid hanya membutuhkan gelandang serang seperti Eden Hazard untuk kembalu meningkatkan ketajaman di lini tengah Real Madrid.

Walaupun begitu, usaha Real Madrid untuk mendatangkan pemain asal Belgia, Eden Hazard masih belum menemukan jalan keluar nya. The Blues baru akan melepaskan Eden Hazard ke Real Madrid apa bila Real Madrid mau membeli Eden Hazard sebesar 100 juta poundsterling atau sekitar (Rp 1,8 Triliun).

Sementara itu, pemaian berasal dari Belgia, Eden Hazard masih belum berfikiran untuk hengkang dari Chelsea yang bermakas besar di stadiun Stamford Bridge. Karena waktu kerja nya hanya menyisahkan satu tahun lebih lagi, Pemain yang sudah menginjak 28 tahun ini mengaku masih sangat betah beramain bersama Chelsea.

“Setelah kompetisi ajang lima tahun sekali atau Piala Dunia 2018 di Rusia berakhir, saya secara probadi ingin hengkang dari Chelsea. Akan tetapi, pada akhir nya saya pun bertahan di Chels dan saya mampu memainkan salah satu musim terbaik pada sebauh ini bersama Chelesea,” Ujar Eden Hazard.

Anthony Martial Sanjung Pengaruh Positif dari Pelatih Sementara MU

Anthony Martial menjadi salah satu pemian Manchester United yang performa nya meningkat sejak Manchester United menunjuk Ole Gunnar Solskjaer menjadi pelatih sementara di Manchester United yang bermarkas besar di stadiun Old Trafford. Pemain timnas Prancis, Anthony Martial tersebut pun mengungkapkan nasihat yang di terimana nya dari pelatih sementara Manchester Ubited, Ole Gunnar Solskjaer.

“Sangat menyenangkan sekali bisa bekerja sama dengan pelatih yang mengutamakan gaya bermain menyerang, sama seperti posisi bermain saya sebelum nya,” Ujar pemain Manchester United, Anthony Martial.

“Pelatih sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan beberapa saran yang sangat berguna, terutama untuk menyangkut posisi dan penyelesaian akhir. Ole Gunnar Solskjaer sangat lah banyak membantu,” Kata sambungan dari Anthony Martial yang si lansir oleh Manchester Evening News.

Anthony Martial menjadi pemain Manchester United yang kesekian kali yang menceritakan pengaruh positif yang di bawah oleh Ole Gunnar Solskjaer. Pada sebelum nya Romelu Lukaku , Paul Pogba dan Marcus Rasgford sudah terlebih dahulu mengungkapkan peran besar sang pelatih sementara di Manchester United di dalam mengubah performa tim meski belum genap 2 bulan bekarja di Manchester United sebagai pelatih sementara.

Ole Gunnar Solskjaer juga memberikan kata kata pujian mesi rapor nya tidak begitu cermelang rekang nya. Eks pemain liga Prancis, AS Monaco itu sempat membaut satu gol dan satu buah assist bersama Ole Gunnar Solskjaer.

Kapten Juventus Sempat Membenci Cristiano Ronaldo

Pemain asal Italia, Giorgio Chiellini dan sekaligus kapten Juventus, mengklaim sempat membenci dengan mantan pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Karena, pemain timnas Portugal itu sangat sering menghancurkan impian para pemain Juventus untuk merah geler Liga Champions.

Kini bersama Juventus, Giorgio Chiellini sukses bermain di kompetisi Serie A dengan berhasil meraih beberapa gelar Scudetto dalam tujuh musim terakhir. Giorgio Chiellini juga terpilih sebanyak tiga kali menjadi sebagai bek tengah terbaik di kompetisi Serie A pada tahun 2008, 2009 dan terakhir pada tahun 2010.

Dan tetapi, Giorgio Chiellini tidak pernah menjuari kompetisi Liga Champions. Padahal, Giorgio Chiellini sudah berhasil membawa Juventus dua kali ke partai final kompetisi Liga Champions pada tahun 2015 dan tahun 2017.

Kekalahan yang begitu sangat menykitkan tercipta pada di babak final tahun 2018 di Cardiff, Wales, yang di mana Juventus di kalahkan oleh Real Madrid dengan skor yang snagat telak yaitu 1-4. Pada saat itu Cristiano Ronaldo berhasil menciptakan dua buah gol untuk Real Madrid.

“Pria asal Portugal Cristiano Ronaldo tersebut selalu mencetak banyak gol berkali kali pada saat melawan kami dan Cristiano Ronaldo selalu menghancurkan impian rekan rekan Juventus berkali kali di Cardiff, Real Madrid di Turin,” Ujar Giorgio Chiellini di Soccerway.

“Pada sebelum nya, menjuarai kompetisi Liga Champions adalah mimpi yang sangat luar biasa bagi kami. Pada saat ini adalah target karena Cristiano Ronaldo adalah pemain terbaik di dunia dan kami sanagt membutuhkan jasa nya untuk membuat mimpi yang luar biasa tersebut menjadi kenyataan” Ujar Giorgio Chiellini yang di lansir oleh sebuah siaran televisi sepak bola.

Paul Pogba Nikmati Peran Barunya Di Manchester United

Pemain asal Prancis, Paul Pogba merasa sangat senang dan sangat menikmati posisi baru nya di Setan Merah (julukan Mancester United). Paul Pogba semakan membarah di bawah asuhan pelatih sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer.

Semenjak di datangkan ke Mancester United dari Juventus pada tahun 2016 lalu, Paul pOgba memang banyak sekali mendapatkan kritikan yang pedas. Paul Pogba di nilai tidak tampil dengan kemampuan terbaik nya, sehingga Paul Pogba di nilai sudah tudak layak untuk di hargai dengan bandrol 100 juta pounds pada saat itu.

Tetapi, dalam satu bulan terakhir ini penampilan Paul Pogba tergolong meroket tinggi. Paul POgba sudah membuat empat gol dan 4 assist sejak Paul Pogba di latih oleh pelatih baru sementara Manchester United, Ole Gunner Solskjaer, di pertengahan bulan Desember semalam.

Paul Pogba juga sendiri mengakui bahwa penampilan nya di atas lapangan ini di pengaruhi oleh peran baru nya yang berubah di skuat utama Manchester United. “Untuk saat ini posisi saya di majukan sedikit agak kedepan,” Ujar Paul Pogba kepada media di Sportmole.

Paul Pogba juga sendiri mengaku sangat senang dengan posisi yang telah di ubah oleh Ole Gunner Solskjaer untuk diri nya.

Paul Pogba menilai bahwa pelatih sementara Manchester United yang sudah mempersiapkan taktik yang bauj sehingga Paul Pogba tidak lagi perlu bermain terlalu ke dalam seperti yang di lakukan oleh pelatih sebelum di Manchester United, Jose Mourinho.