Komentar Smalling Terkait Tubrukan Dengan Messi

Pemain Belakang Manchester United, Chris Smalling, mengklaim bahwa ia tidak sadar telah membuat Lionel Messi terluka dalam laga leg pertama perempat final Liga Champions. Ia juga mengatakan telah membicarakan kejadian tersebut dengan sang mega bintang Barcelona.

Dalam pertandingan tersebut, terlihat persaingan Smalling dengan Messi dalam memperebutkan kuasa bola. Namun, tangan pemain belakang yang berumur 29 tahun itu tidak terkontrol dan malah menghantam wajah Messi dan membuat luka hidungnya hingga berdarah.

Pasca laga, beberapa liputan yang beredar mengatakan bahwa luka yang terjadi karena insiden itu membuat Messi berada dalam kondisi yang cukup serius. Namun, setelah diperiksa oleh pihak medis, diketahui pemain asal Argentina tersebut hanya mengalami luka ringan di wajahnya.

Smalling sendiri mengklaim ia tidak menyadari bahwa tangannya sudah membuat wajah Messi terluka. Bahkan, pasca pertandingan ia menghampiri Messi untuk  memberikan penjelasan terkait insiden ini.

Laga Barca dengan MU berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Barcelona. Gol tunggal skuat yang di latih Ernesto Valverde itu dihasilkan oleh pemain belakang MU, Luke Shaw yang merupakan gol bunuh diri yang disebabkan oleh bola hasil seruduk Luis Suarez yang menyentuh tubuh pemain belakang tersebut.

Berbicara tentang laga tersebut, Smalling mengatakan bahwa MU sejatinya bisa untuk menyamakan kedudukan. Namun karena terdapat leg kedua, mereka tidak memaksakan diri untuk mencetak gol agar bisa mengejar ketinggalan.

Leg kedua pertandingan Barcelona den Manchester United akan diadakan pada hari Rabu (17/4) depan di kandang Barcelona, Camp Nou. Namun sebelum laga itu , skuat Setan Merah harus bermain di laga lanjutan Premier League pada akhir minggu ini dengan West Ham sebagai lawannya.

MU Tidak Akan Ungkit Dendam Masa Lalu dengan Barcelona

Manchester United pada laga mendatang di Liga Champions tidak akan bertanding dengan perasaan dendam ketika bertemu dengan Barcelona ucap Ricardo Lopez.

Di minggu ini, The Red Devils akan mengadakan laga yang krusial di Old Trafford. Mereka akan melayani Barcelona di laga leg pertama perempat final Liga Champions.

Dalam catatan sejarah MU bertemu Barcelona di Liga Champions. MU ternyata mencatat sejarah buruk ketika berhadapan dengan Barcelona. Setan Merah telah kalah dua kali saat berhadapaan dengan El Blaugrana di babak final Liga Champions tahun 2009 dan 2011.

Namun Ricardo yakin bahwa Setan Merah tidak akan memakai rasa dendam terhadap dua kekalahan tersebut sebagai bentuk motivasi MU saat berlaga menghadapi Barcelona di tengah pekan nanti.

Ricardo menambahakan, menurut dia Manchester United bukanlah skuat yang mempunyai mentalitas pendendam. Ricardo menyatakan dengan tegas bahwa Setan Merah adalah skuat yang sangat antusias dalam melawan tantangan besar.

Oleh karena itu, motivasi utama mereka adalah untuk mengalahkan lawan – lawan kuat, salah satunya Barcelona tanpa peduli terhadap rekor pertandingan mereka di masa silam.

Ricardo mengatakan bahwa Setan Merah telah terbiasa bermain dan menghancurkan tim lawan karena merasa mempunyai kewajiban untuk bisa meraih kemenangan di setiap laga, Jadi, mereka tidak akan termotivasi perihal balas dendam ataupun kejadian sejenisnya.

Ricardo yakin di laga nanti, pertandingan akan sangat sengit dikarenakan kedua skuat mempunyai kesempatan yang sama besar untuk dapat menjadi juara laga itu.

Ketika MU berlaga di Old Trafford, Mereka akan mencoba terus – menerus untuk menekan lawan, tetapi hasil akhirnya belum dapat dipastikan. Hal apapun bisa saja terjadi dan Ricardo tidak bisa mempredisi terhadap hasil dari laga ini.

United Akan Kehilangan De Gea Secara Gratis

Klub raksasa dari Primier League, Manchester Unite kali nini di sebut-sebut tidak akan dapat menggunakan jasa dari sang kiper David De Gea lagi pada bursa transfer yang akan datang, Karena pada pasalnya salah satu pemain dari setan merah ini akan kehabisan kontrak dan tidak ingin bermain lagi untuk Old Trafford. Lebih parahnya lagi Setan Merah dikabarkan akan kehilangan pemain ini secara gratis.

Manchester sendiri saat ini dikabarkan terus mengejar De Gea untuk meneken kontrak baru nya namun sang kiper tidak mau dan jika dirinya mau ia ingin minta naik gaji namun pihak dari manajemnen setan merah tidak sepakat dengan hal tersebut yang dimana menurut mereka hal itu terlalu berlebihan untuk seorang kiper muda.

Kontrak dari De Gea sendiri akan habis di musim transfer ini yang dimana dirinya di wajibkan untuk pergi dari Olf Trafford jika tidak ingin menyambung kontrak baru dan manchester united juga akan kehilangan pemain ini secara gratis tanpa mendapatkan uang transfer sepeser pun.

Resiko Besar

MU sendiri sangat mengiginkan De Gea untuk bertahan dan tidak pergi dari klub ini  karena dirinya sangat penting untuk klub besar ini. Namun hal ini sendiri juga belum sepenuh benar karena kedua pihak ini belum kompromi dengan masalah tersebut.

Biarpun demikian MU sendiri saat ini masih begitu khwatir tentang pemain ini karena mereka snangat takut jika De Gea tidak mau meneken kontrak baru untuk bertahan di Setan Merah

Solskjaer Kemungkinan Akan Menjual Beberapa Pemain MU

Sekarang Manchester United sudah memberikan tugas dan kepercayaan pada Ole Gunnar Solskjaer yang dulu menjadi manajer sementara tapi sekaran sudah diangkat dan resmi menjadi manajer Setan Merah. Memang hasil kerjanya sudah terbukti membawa MU ke jalur yang baik semenjak menggantikan Jose Mourinho itu karena Solsjaer sangat fokus dan ingin mambawa timnya Juara Liga Champions pada musim ini dan harus finis pada posisi empat besar Premier League. dan untuk membuat MU lebih kuat harus mendatangkan beberapa pemain baru dan ada pemain yang menurutnya harus dikeluarkan pada musim depan.

1. Alexis Sanchez
Pemain yang dibeli mahal oleh MU dan menjadi pemain dengan gaji termahal tidak bisa memberikan peforma terbaiknya dan mala pembelian terburuk dalam sejarah Premier League. Pemain asal Chile ini hanya mampu mencetak 3 gol dari 29 pertandingan dan itu mengapa jarang mendapatkan kepercayaan disemua kompetisi. Kemungkinan Solskjaer sudah tidak bisa menahannya lama.

2. Nemanja Matic
Pemain gelandang yang dibeli MU dari Chelsea memulai awal musim pertamanya bermain bagus dan hebat. tapi sekarang sudah mulai mengalami penurunan kualitas bermain itu bisa kita lihat pada musim ini sejak pelatih Solsjaer datang. dirinya sudah jarang diturunkan sebab mungkin karena usia yang sudah memasuki usia 30 tahun yang mengalami penurunan masanya. jadi saatnya untuk melepaskannya.

3. Antonio Valencia
Pemain yang sudah bersama Manchester United dan bermain bagus ini tampil hebat meski posisinya sudah ubah menjadi bek kanan yang solid. pemain dengan kecepatan menghuni dan power sudah tidak lagi muda sebab sekarang sudah mengalami penurunan karena faktor usia dan juga cedera yang membuat pemain ini jarang mendapatkan tempat ditim utama.

Solskjaer Berharap Bisa Menjadi Manajer Manchester United Musim Mendatang

Ole Gunnar Solskjaer mengakui bahwa dirinya sangat berharap bisa menjadi manajer asal Manchester United dimusim mendatang. Saat ini status dari Solskjaer adalah pelatih sementara setelah United melakukan pemecatan terhadap Jose Mourinho.

Dilansir oleh media Sportskeed, Solskjaer menyatakan, “Saya pikir, saya selalu diam-diam dan menginginkan pekerjaan yang sedang saya jalani sekarang”,

Solskjaer terpilih menjadi manajer interim Manchester United pada Desember 2018 dengan menggantikan posisi kepelatihan dari Jose Mourinho yang telah dipecat. Sampai sejauh ini, Solskjaer sudah berhasil membawa Manchester United tampil apik dan mengesankan diajang Domestik dan Eropa.

Dalam ajang Liga Inggris, Paul Pogba dkk saat ini berada diposisi ke-4 dipapan klasemen sementara dengan total perelahan 58 poin. Sebelumnya United selalu berada dipapan tengah kalsemen sementara.

Dalam ajang Liga Champions, Manchester United tampil apik dengan berhasil mengalahkan PSG dengan skor akhir 3 – 1 dalam leg kedua 16 besar. Dengan kemenangan tersebut membuat mereka lolos kebabak perempatan final dengan memegang keunggulan gol tandang setelah sebelumnya harus kalah dengan skor akhir 0 – 2.

Ole Gunnar Solskjaer mengakui bahwa dirinya sangat berharap bisa menjadi manajer asal Manchester United dimusim mendatang

Solskjaer juga mengatakan, dirinya memang selalu menginginkan menjadi sosok pelatih dalam klub-klub besar sepak bola. Dirinya malah lebih mengakui bahwa lebih menginginkan menjadi manajer daripada harus menajadi pemain.

Manajemen Manchester United hanya mengontrak Solskjaer sampai akhir musim 2018 – 209. Namun dengan keadaan tersebut membuat beberapa pihak beranggapan bawha Solskjaer akan menjadi sosok pelatih permanen di United karena hasil positif yang sudah berhasil dicapainya.

Solskjaer Beri Sinyal Kepad United Ingin Dipermanenkan Statusnya Pada Akhir Musim

Manajer sementara asal Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer kembali memberikan sinyal kepada pihak manajemen untuk statusnya sebagai pelatih dipermanenkan pada akhir musim ini.

Solskjaer berpendapat bahwa akan terasa aneh jika dirinya tidak menjadi pelatih United secara permanen setelah dilibatkan dalam promosi untuk musim depan.

Semenjak Solskjaer memegang alih kepelatihan menggantikan poisisi Jose Mourinho, Manchester United tidak pernah terkalahkan dalam ajang Premier League. The Red Devils berhasil memenangkan laga sebanyak 11 laga.

Manajer sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer kembali memberikan sinyal kepada pihak manajemen untuk statusnya sebagai pelatih dipermanenkan.

Dengan kemenangan tersebut, kesempatan untuk finish di empat besar kembali terbuka. Dukungan untuk menjadi pelatih United terus bermunculan dari macam-macam pihak, termasuk manajer asal Liverpool, Jurgen Klopp. Petinggi Manchester United akan mengambil keputusan pada akhir musim ini.

Dalam sesi konfrensi pers menjelang Laga kontra Southampton, Solskjaer mengatakan, “Saya melakukan pengambilan video guna untuk melakukan penjualan tiket yang berlangsung musiman ini. Jadi saya meminta kepada semua para penggemar untuk membeli tiket musiman tersebut”,

“Akan menjadi hal yang aneh melihat diri sendiri dalam video yang beredar jika nantinya saya harus pergi dari sini. Jika saya nantinya harus kembali ke Norwegia dan anak anak saya melihat iklan yang ada diri saya maka hal tersebut pasti akan terasa aneh dirasakan”,

“Hal ini tentunya membuat setiap orang tahu saya akan merasa senang jika harus bertahan disini, tapi hal itu masih belum diputuskan dan baru akan diketahui sampai akhir musim ini”, tutup Solskjaer.

Pemburuan Manchester United Terhadap Ivan Rakitic

Manchester United dikabarkan sedang melakukan pemburuan terhadap pemain gelandang asal Barcelona, Ivan Rakitic. The Red Devils sedang berusaha melakukan pendekatan dan negosiasi untuk bisa merekrut pemain asal Kroasia tersebut.

Nasib dari pemain Rakitic di Barcelona ini menjadi topik perbincangan yang sangat hangat dalam beberapa minggu terakhir. Pemberitaan tersebut muncul karena sang pemain kabarnya memiliki keinginan untuk dijual Barcelona pada musim panas mendatang.

Dirinya dikabarkan ingin disingkirkan karena Barcelona akan kedatangan pemain baru, pemain tersebut adalah Frenkie de Jong. El Blaugrana dikabarkan ingin memberikan kesempatan dan ruang untuk pemain gelandang tersebut sehingga mereka harus menyingkirkan salah satu gelandang mereka saat ini.

Dilansir dari media Gazzetta Dello Sport, Barcelona sudah mendapatkan pembeli yang masuk dalam kriteria mereka. Mereka juga dikabarkan sudah mendapatkan sebuag tawaran dari Manchester United untuk sang gelandang.

Manchester United dikabarkan sedang melakukan pemburuan terhadap pemain gelandang asal Barcelona, Ivan Rakitic

Kabar ketertarikan United terhadap Rakitic sebenarnya bukan sebuah pemberitaan yang baru karena dua tahun sebelumnya United sudah dikabarkan memiliki ketertarikan untuk mendatangkan Sang Gelandang tersebut ke Old Trafford.

Dari laporan yang sama, pihak Manchester United sudah melakukan dan menghubungi pihak Barcelona baru baru ini. Mereka sudah menyatakan ketertarikan terhadap pemain gelandang tersebut.

Selain itu Barcelona dikabarkan menyambut kabar baik tawaran dari Manchester United. Untuk itu mereka akan mengadakan pertemuan dengan pihak manajemen MU untuk membahas tranfer dari Ivan Rakitic. Tawaran yang dikeluarkan oleh Barcelona untuk Rakitic adalah sekitar 39 Juta Poundsterling.

Anthony Martial Sanjung Pengaruh Positif dari Pelatih Sementara MU

Anthony Martial menjadi salah satu pemian Manchester United yang performa nya meningkat sejak Manchester United menunjuk Ole Gunnar Solskjaer menjadi pelatih sementara di Manchester United yang bermarkas besar di stadiun Old Trafford. Pemain timnas Prancis, Anthony Martial tersebut pun mengungkapkan nasihat yang di terimana nya dari pelatih sementara Manchester Ubited, Ole Gunnar Solskjaer.

“Sangat menyenangkan sekali bisa bekerja sama dengan pelatih yang mengutamakan gaya bermain menyerang, sama seperti posisi bermain saya sebelum nya,” Ujar pemain Manchester United, Anthony Martial.

“Pelatih sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberikan beberapa saran yang sangat berguna, terutama untuk menyangkut posisi dan penyelesaian akhir. Ole Gunnar Solskjaer sangat lah banyak membantu,” Kata sambungan dari Anthony Martial yang si lansir oleh Manchester Evening News.

Anthony Martial menjadi pemain Manchester United yang kesekian kali yang menceritakan pengaruh positif yang di bawah oleh Ole Gunnar Solskjaer. Pada sebelum nya Romelu Lukaku , Paul Pogba dan Marcus Rasgford sudah terlebih dahulu mengungkapkan peran besar sang pelatih sementara di Manchester United di dalam mengubah performa tim meski belum genap 2 bulan bekarja di Manchester United sebagai pelatih sementara.

Ole Gunnar Solskjaer juga memberikan kata kata pujian mesi rapor nya tidak begitu cermelang rekang nya. Eks pemain liga Prancis, AS Monaco itu sempat membaut satu gol dan satu buah assist bersama Ole Gunnar Solskjaer.

Paul Pogba Nikmati Peran Barunya Di Manchester United

Pemain asal Prancis, Paul Pogba merasa sangat senang dan sangat menikmati posisi baru nya di Setan Merah (julukan Mancester United). Paul Pogba semakan membarah di bawah asuhan pelatih sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer.

Semenjak di datangkan ke Mancester United dari Juventus pada tahun 2016 lalu, Paul pOgba memang banyak sekali mendapatkan kritikan yang pedas. Paul Pogba di nilai tidak tampil dengan kemampuan terbaik nya, sehingga Paul Pogba di nilai sudah tudak layak untuk di hargai dengan bandrol 100 juta pounds pada saat itu.

Tetapi, dalam satu bulan terakhir ini penampilan Paul Pogba tergolong meroket tinggi. Paul POgba sudah membuat empat gol dan 4 assist sejak Paul Pogba di latih oleh pelatih baru sementara Manchester United, Ole Gunner Solskjaer, di pertengahan bulan Desember semalam.

Paul Pogba juga sendiri mengakui bahwa penampilan nya di atas lapangan ini di pengaruhi oleh peran baru nya yang berubah di skuat utama Manchester United. “Untuk saat ini posisi saya di majukan sedikit agak kedepan,” Ujar Paul Pogba kepada media di Sportmole.

Paul Pogba juga sendiri mengaku sangat senang dengan posisi yang telah di ubah oleh Ole Gunner Solskjaer untuk diri nya.

Paul Pogba menilai bahwa pelatih sementara Manchester United yang sudah mempersiapkan taktik yang bauj sehingga Paul Pogba tidak lagi perlu bermain terlalu ke dalam seperti yang di lakukan oleh pelatih sebelum di Manchester United, Jose Mourinho.