Berikut Penyebab Philippe Countinho Harus di Jual Barca

Barcelona sudah dikabarkan mempertimbangkan masa depan untuk menjual Philippe Countinho pada musim panas mendatang. dimana banyak faktor yang terus membuat peformanya semakin menurun yang datang pada tahun 2018 dari Liverpool mencapai nominal pembelian mahal tapi belum bisa memberikan apa yang mestinya diharapkan untuk Catalan. Meski dirinya ingin bertahan tapi nampaknya pihak klub tidak mengingkan karena kecewa dengan kualitas bermain tapi mendapatkan gaji ketiga terbesar di Barca.

1. Pembayaran Terlalu Besar
Countinho yang mendapatkan gaji terbesar ketiga di Barcelona ini pastinya diharapkan bisa memberikan dampak yang hebat dan layaknya peforma kelas dunia. tapi sayang dirinya yang ia dapatkan namun hanya memainkan 16 pertandingan dan sering dibangku cadangan serta tidak pernah bermain penuh sejak januari. disitu sudah kelihatan bahwa kontribusinya yang kurang dan dana tersebut lebih baik membeli pemain lain jika melepas Countinho.

2. Kembalinya Ousmane Dembele
Dembele yang sebelumnya mengalami cedera saat bursa transfernya ini yang membuat Barca datangkan Countinho. sebab masa depan Dembele belum pasti sebab datangnya dirinya untuk mengantikan posisi yang ditinggalkan Neymar. Musim ini dirinya tampil hebat dan konsisten dalam hal mencetak gol itu sebabnya pelatih lebih mempercayainya ketimbang Countinho yang sebaiknya melepaskannya dan berpisah secepatnya.

3. Mencegah Terjadinya Rugi Besar
Memang Countinho dikenal masih menjadi gelandang terbaik dunia yang dapat membongkar pertahanan lawan. Kayaknya dirinya tidak cocok bermain dengan gaya permainan Barcelona mengingat banyak tim lain yang mencoba mendatangkannya yakni PSG dan Manchester United. Tapi karena peformanya menurun pastinya bisa dijual dengan harga yang murah dan mendapatkan dana membeli pemain lain yang lebih efektif untuk tim.

Hasil Pertandingan Fulham Vs Liverpool Skor 1-2

Akhrinya pada laga tadi malam mempertemukan Fulham dengan Liverpool berakhir cukup sengit tapi The Reds berhasil pulang dengan tiga poin. dimana kemenangan itu berhasil membuat mereka diposisi teratas sementara dari Manchester City pada pekan ke-31 Premier League. Gol Liverpool yang dicetak Sadio Mane unggul dibabak pertama dan sempat dibuat imbang oleh Ryan Babel tapi The Reds mendapatkan hadiah penalti dan Milner yang sukses membawa Liverpool unggul pada laga tadi malam. Tentunya kekalahan ini membuat Fulhams emakin terpuruk dizona degradasi.

Babak pertama Fulham yang tampil dimarkas sendiri dan pendukungnya mencoba bermain cepat tapi sayang semua serangan masih belum menemukan sasaran. Mala pihak Liverpool yang berhasil unggul pada menit ke-26 dimana Sadio Mane menjadi pahlawan membuka gol dimana tendangan penyelesaian yang berhasil membobol gawang Sergio Rico membuat skor 1-0. Serangan The Reds semakin mengerikan dimana menyerang terus-terusan tanpa henti tapi masih belum menemukan sasaran hingga turun minum babak pertama.

Masuk babak kedua tempo kedua tim semakin memanas dimana jual beri serangan terjadi antara pihak Fulham dan Liverpool. Sundulan dari van Dijk punya peluang menambahkan keunggulan tapi sayang masih melenceng kesamping sedangkan tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dimana bek liverpool melakukan blunder fatal hinggal Babel langsung memanfaatkannya menjadi gol untuk Fulham. Berselang beberapa menit Sadio Mane dijatuhkan dikotak terlarang dan wasit langsung menunjuk titik putih dan Milner yang menjadi pengambil tendangan itu menjadi gol membuat Liverpool unggul kembali 1-2 hingga pertandingan babak kedua selesai tidak ada tambahan gol dari kedua tim.

Performa Mohamed Salah Menjadi Sorotan Alan Shearer

Performa dari Striker Liverpool, Mohamed Salah belakangan ini menjadi sorotan dari mantan pemain striker ajang Prmemier League, Alan Shearer. Dirinya berpendapat bahwa menurunya performa dari Salah bisa saja membuat The Red kehilangan kans untuk meraih gelar juara.

Salah kembali gagal mencetak gol untuk Liverpool saat harus ditahan imbang oleh Evertob dalam partai derby Merseyside. Hal ini menjadikan pemain asal Mesir ini hanya mampu mencetak satu gol dalam enam laga terakhir yang dijalankannya.

Sampai sejauh ini, Salah sudah berhasil mencetak 17 gol dalam ajang Premier League musim ini. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan performanya pada musim lalu, dimana sampai pekan ke-29 musom lalu, dirinya sudah berhasil mencetak 24 gol.

Performa dari Striker Liverpool, Mohamed Salah belakangan ini menjadi sorotan dari mantan pemain striker ajang Prmemier League, Alan Shearer

Berhadapan dengan Everton, Salah sebenarnya memiliki dua peluang emas untuk bisa membobol gawang lawan tetapi dirinya menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Dengan keadaan tersebut membuat Shearer menyatakan bahwa eks pemain dari Chelsea ini sedang tidak dalam performa apiknya dan sedang kehilangan kepercayaan diri.

Dilansir dari media The Sun, Shearer mengatakan, “Perform dari Mo Salah saat ini harus menjadi pusat perhatian dari Liverpool. Dua peluang depan mata saat kontra Everton sudah diperolehnya, seperti yang diinginkan Jurgen Klopp, dan ternyata kesempatan tersebut disia-siakan dan sangat mengecewaka”,

“Salah membuang kesempatan yang ada untuk mencetak gol. Dirinya seperti kurang memiliki percaya driri dan selalu menunjukkan tanda – tanda yang gugup. Hal tersebut tentu sangat mengkhawatirkan untuk Liverpool dalam moment terpenting musim ini”, tutup Shearer.