Gol Bunuh Diri Alderweireld bukan Keberuntungan

Liverpool dinilai sangat mujur ketika berhasil menaklukkan Tottenham Hotspur dengan skor 2 – 1 pada laga Liga Premier pekan lalu. Saat itu, kemenangan Liverpool didukung oleh gol bunuh diri yang diciptakanĀ  Toby Alderweireld di akhir laga.

Kala itu, Mohamed Salah berjuang untuk menyundul bola ke gawang lawan. Sundulan yang tak bertenaga itu seharusnya tidak dapat membuat gol. Namun, Hugo Lloris kurang mengantisipasi bola liar itu malah tersentuh kaki Alderweireld dan mencetak gol bunuh diri.

Gol tersebut tentu penting untuk Liverpool agar bisa meraih gelar juara Liga Premier . Meskipun terlihat seperti sebuah keberuntungan, Namun Jurgen Klopp tidak mengakui itu.

Klopp mengatakan peran dan posisi Salah dalam serangan tersebut memang telah direncanakan. Menurut Klopp, gol kedua Liverpool itu bukanlah gol bunuh diri yang diciptkan Alderweireld, Namun merupakanĀ  gol Salah. Arah Sundulan Salah itu yang strageis dan membuat Alderweireld terpaksa mencetak gol bunuh diri. Ada banyak cara untuk menorehkan gol, dan salah satunya adalah dengan memanfaatkan keadaan seperti yang dilakukan Salah.

Soal keberuntungungan , Klopp mengatakan skema serangan Salah itu datang dari sesi latihan. Salah memang telah diposisikan untuk berada di area tiang jauh ketika terjadi umpan silang, dan ternyata posisi itu dapat berbuah gol. Jadi, beruntung atau tidak, itu seharusnya tergantung Tottenham, karena menurutnya mereka yang kurang beruntung.