Manfaat Kacang Kedelai Untuk Olahraga

Sebelum anda melakukan olahraga, pastinya anda akan memerlukan nutrisi untuk membantu tubuh anda agar bertenaga seperti protein. Nutrisi protein tersebut bisa anda dapatkan dari berbagai macam makanan, seperti, telur, daging, ikan, dan masih banyak makanan yang lain lagi.

Namun jika anda merasa kalau daging, telur, dan ikan terlalu berat jika dimakan sebelum olahraga, anda bisa menggantinya dengan makanan lain yang merupakan sumber protein juga, yakni kacang kedelai.

Kacang kedelai merupakan makanan yang bebas dari produk hewani, tentunya makanan ini lebih ringan di bandingkan dari tiga jenis makanan yang disebutkan di atas. Namun kandungan protein nya tidak kalah dengan 3 jenis makanan tersebut. Berikut beberapa manfaat yang bisa di dapatkan dari mengonsumsi kacang kedelai sebelum melakukan olahraga.

  1. Lemak lebih banyak terbakar
    Kacang kedelai merupakan makanan yang rendah akan karbohidrat yang sangat cocok untuk di jadikan menu makanan atau camilan sebelum olahraga.

    Saat olahraga tubuh memerlukan banyak karbohidrat, jika makanan yang anda makan rendah akan karbohidratnya, maka yang terpakai adalah karbohidrat atau lemak dalam tubuh yang akan di jadikan energi, tentunya lemak tubuh juga akan cepat habis terbakar.

  2. Massa otot bertambah
    Untuk membentuk otot yang besar maka anda butuh nutrisi protein yang banyak, dan itu ada dalam kacang kedelai. Studi membandingkan kandungan kacang kedelai dengan whey protein yang banyak orang minum saat membentuk otot hasilnya menunjukan kalau hasilnya sama, namun kacang kedelai memiliki kelebihan bagi tubuh yaitu memberikan antioksidan. Maka dari itu sangat di sarankan bagi anda yang sedang dalam program membentuk otot untuk konsumsi kacang kedelai.
  3. Performa olahraga meningkat
    Studi menunjukan kalau ternyata kandungan isoflavon yang terdapat di kacang kedelai dapat menambah performa saat berolahraga, kenapa? karena zat isoflavon memproduksi antioksidan yang mempercepat proses pemulihan sel-sel tubuh dan mengurangi rasa nyeri pada otot.
  4. Aliran darah lebih lancar
    Saat olahraga, aliran darah tubuh harus lancar agar setiap organ tubuh bisa berfungsi dengan baik. Kacang kedelai juga dapat membantu melancarkan aliran darah keseluruh bagian tubuh, seperti otak, jantung, otot, dan juga paru-paru.

Manfaat Daun Seledri Bagi Ginjal

Daun seledri atau bisa banyak orang menyebutnya dengan daun soup, seperti namanya yang banyak di sebut orang, kalau daun ini banyak di pakai sebagai bumbu makanan, terutama untuk masakan soup.

Daun seledri ini juga banyak di gunakan penjual bakso untuk menambah aroma bakso tersebut agar lebih sedap.

Namun beberapa orang tidak suka dengan bau khas daun soup tersebut, mereka yang tidak suka menganggap daun soup tersebut bau, dan sebaliknya mereka yang suka dengan bau khas daun soup tersebut merasa lebih lezat, aroma dari daun seledri membuat selera untuk menyantap soup tersebut menjadi menambah.

Karena harganya yang murah bah gratis di kasih oleh pedagang sayur, mungkin banyak orang yang menganggap sepele dengan daun seledri tersebut. Padahal di dalam daun seledri terdapat kandungan dan vitamin yang baik untuk tubuh, terutama untuk ginjal seperti vitamin C, vitamin K, antioksidan, asam folat, zat besi, dan masih banyak kandungan lainnya lagi.

Berikut kita akan membahas beberapa manfaat dari daun seledri untuk kesehatan ginjal.

  1. Meningkatkan fungsi ginjal
    Antioksidan merupakan zat yang bermanfaat membuat sistem imun tubuh menjadi lebih kuat, namun bagaimana manfaat antioksidan daun seledri untuk ginjal?

    Antioksidan bermanfaat untuk melawan radikal bebas dalam tubuh, dan menurut studi antioksidan dalam daun seledri dapat meningkatkan fungsi ginjal sebesar 30 persen bagai mereka yang menderita penyakit ginjal kronis.

  2. Menurunkan hipertensi
    Hipertensi bisa terjadi juga karena fungsi ginjal yang tidak optimal, tingginya kadar cairan dalam darah, penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang menyebabkan hepertensi. keduanya ini saling menghubungkan.

    DI dalam daun seledri terdapat kandungan yang namnya phtalide, kandungan ini terdapat pada daunnya yang bermanfaat untuk meregangkan jaringan pembuluh darah dan membuat tekanan darah menjadi menurun serta ginjal juga dapat berfungsi dengan optimal.

  3. Menyehatkan ginjal
    Kesehatan ginjal menjadi terjaga jika anda rutin mengonsumsi daun seledri tersebut, karena daun seledri juga mengandung flavonoid seperti sayuran lainnya yang bermanfaat untuk meningkatkan keseluruhan fungsi pada ginjal.

    Studi membuktikan kalau flavonoid melindungi ginjal dari berbagai racun yang dapat merusak fungsi ginjal, seperti nikotin, alkohol dan cadmium.

Tips Merawat Telinga Bagi Pecinta Musik

Bagi mereka yang mendengar lagu pastinya memiliki berbagai macam koleksi headset, muali dari headset biasa hingga headset bermerek dengan kualitas yang berbeda-beda.

Mendengar lagu dengan menggunakan headset memang sangat nyaman dan anda dapat menikmati musik lebih maksimal, apalagi anda menggunakan headset dengan kepala karet yang pas dengan lubang telinga, mendengar musik dengan headset seperti itu akan membuat anda tidak mendengar suara dari luar yang dapat mengganggu dan suara yang anda dengar hanyalah musik yang anda putar.

Memang sangat nyaman dan enjoy jika anda mendengar musik menggunakan headset, namun jika terlalu sering menggunakan headset juga dapat membuat telinga menjadi infeksi, hal ini bisa terjadi jika anda tidak merawat telinga dengan baik.

Tips merawat telinga agar tidak infeksi

Infeksi karena terlalu sering memakai headset untuk mendengar musik dapat di cegahm jika ada benar tahu cara dalam merawat telinga.

  1. Rutin membersihkan telinga
    Saat anda menggunakan headset, kotoran telinga yang akan keluar bisa terhambat, lambat laun kotoran akan menumpuk di telinga dan memicu infeksi pada telinga. Setelah selesai memakai headset bersihkanlah bagian luar telinga dengan cotton bud ayau bisa lap dengan tissu, namun jangan masukkan cotton bud ke dalam lubang telinga karena itu akan mendorong kotoran masuk ke dalam telinga dan menyebabkan infeksi pada telinga.
  2. Jangan terlalu lama menggunakan headset
    Menggunakan headset terlalu lama dapat memicu infeksi telinga, gunakan lah sewajarnya saja dan jangan memaksa memakainya terlalu lama jika anda sayang dengan telinga anda. Kebanyakan orang lupa untuk membatasi pemakaiannya karena sudah nyaman menggunakannya. Kemudian untuk volume juga tidak boleh terlalu tinggi karena akan menyebabkan gendang telinga rusak permanen sehingga anda tidak bisa mendengar lagi, volume yang di sarankan maksimal adalah 60 persen dan waktu penggunakan jangan melebihi 1 jam.
  3. Rajin bersihkan headset
    Tidak hanya telinga saja yang harus di bersihkan, namun headset yang di pakai juga harus rutin di bersihkan, karena bakteri juga dapat menempel dan bertumbuh di headset, buka lah headset kemudian di sikat, lap basah dan bilah perlu di cuci pakai sabun agar lebih menjamin kebersihannya, namun anda harus hati-hati saat membersihkannya, karena jika headseat anda masuk air maka kan rusak.