Josep Maria Bartomeu Lebih Menjagokan Ousmane Dembele Daripada Neymar

Presiden asal Barcelona, Josep Maria Bartomeu memuji perkembangan dari salah satu pemainnya, Ousmane Dembele. Dirinya beranggapan bahwa Dembele saat ini jauh lebih baik dan hebat jika dibandingkan Neymar.

Winger timnas asal Prancis ini didatangkan oleh El Barca untuk menggantikan posisi dari Neymar. Los Cules membeli Dembele dari Borussia Dortmund dengan harga 105 Juta Euro setelah melepaskan Neymar ke PSG (Paris Saint-Germain) dengan harga senilai 222 Juta Euro.

Karir dari pemain Dembele di Barcelona bisa dibilang sangatlah terjal, sebelum menjadi pemain utama seperti saat ini, dirinya selalu terhambat oleh cedera parah pada musim pertamanya di Blaugrana.

Pemain asal Prancis ini tidak mampu tampil maksimal pada musim 2017 – 2018. Pada awal musim tersebut, Dembele sudah melanggar beberapa aturan disiplin yang sudah ditetapkan oleh klub. Dengan kelakukan Dembele tersebut membuat masa depannya di Camp Nou dalam spekulasi.

Tetapi keadaan tersebut membuat pelatih Ernesto Valverde terus memberikan kepercayaan kepada Dembele. dan tidak menghiraukan apa yang sudah dilakukan oleh pemain tersebut.

Sampai sejauh ini, Ousmane Dembele sudah tampil sebanyak 56 penampilan bersama dengan Barcelona. Dirinya sudah berhasil mencetak gol sebanyak 17 gol ada 16 assist dari 56 laga yang sudah dijalankan. Selain itu Dembele juga turut mengambil alih dalam membantu Barca dalam meraih tiga trofi penghargaan.

Juventus Mulai Melakukan Pendekatan Dengan Marco Asensio

Juventus memulai melancarkan pendekatan terhadap kubu Marco Asensio. Hal tersebut dilakuakan karena rasa kegelisahan dari sang pemain yang tidak mendapatkan kesempatan untuk bermain ditim utama Real Madrid dibeberapa laga terakhir yang dijalankan oleh Los Blancos.

Keadaan tersebut membuat Marco Asensio berpikir dan memiliki keinginan untuk meninggalkan Los Blancos. Dengan keadaan tersebut juga membuat Juventus memanfaatkan kegelisahan dari Asensio dengan memberikan penawaran sebuah kontrak pada musim depan.

Kabar tersebut beredar dan membuat klub raksasa asal Serie A ini mulai melakukan kontak dengan pihak manajemen Real Madrid. Media Tuttosport menyatakan bahwa Juventus mulai melakukan pendekatan secara formal agar bisa memiliki Asensio.

Juventus memulai melancarkan pendekatan terhadap kubu Marco Asensio

Media Italia juga melaporkan, Asensio sudah mulai dikaitkan dengan kepindahannya ke Inter Milan, Kabar tersebut berlatar karena munculnya beragam laporan yang menyatakan bahwa pemain timnas asal Spanyol ini sudah tidak betaj bermain di Real Madrid.

Asensio tidak turun menjadi pemain utama dalam laga El Clasico pada akhir pekan lalu. Kondisi tersebut juga semakin diperkuat bahwa Asensio lebih sering duduk dikursi cadangan pada musim ini. Keadaan ini memicu kabar soal masa depan dari Asensio dan semakin membuka peluang Juventus untuk medekati pemain tersebut.

Sebelumnya juga, Asensio dikabarkan masuk kedalam daftar belanja Inter Milan pada musim tahun 2019. Suning Grup sekaligus pemiliki klub Inter Milan siap mengeluarkan dana besar untuk bisa mendapatkan Asensio, tetapi agen dari Asensio sudah memberikan konfirmasi bahwa sang klien tidak memiliki niat untuk meninggalkan Real Madrid saat ini.

Performa Mohamed Salah Menjadi Sorotan Alan Shearer

Performa dari Striker Liverpool, Mohamed Salah belakangan ini menjadi sorotan dari mantan pemain striker ajang Prmemier League, Alan Shearer. Dirinya berpendapat bahwa menurunya performa dari Salah bisa saja membuat The Red kehilangan kans untuk meraih gelar juara.

Salah kembali gagal mencetak gol untuk Liverpool saat harus ditahan imbang oleh Evertob dalam partai derby Merseyside. Hal ini menjadikan pemain asal Mesir ini hanya mampu mencetak satu gol dalam enam laga terakhir yang dijalankannya.

Sampai sejauh ini, Salah sudah berhasil mencetak 17 gol dalam ajang Premier League musim ini. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan performanya pada musim lalu, dimana sampai pekan ke-29 musom lalu, dirinya sudah berhasil mencetak 24 gol.

Performa dari Striker Liverpool, Mohamed Salah belakangan ini menjadi sorotan dari mantan pemain striker ajang Prmemier League, Alan Shearer

Berhadapan dengan Everton, Salah sebenarnya memiliki dua peluang emas untuk bisa membobol gawang lawan tetapi dirinya menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Dengan keadaan tersebut membuat Shearer menyatakan bahwa eks pemain dari Chelsea ini sedang tidak dalam performa apiknya dan sedang kehilangan kepercayaan diri.

Dilansir dari media The Sun, Shearer mengatakan, “Perform dari Mo Salah saat ini harus menjadi pusat perhatian dari Liverpool. Dua peluang depan mata saat kontra Everton sudah diperolehnya, seperti yang diinginkan Jurgen Klopp, dan ternyata kesempatan tersebut disia-siakan dan sangat mengecewaka”,

“Salah membuang kesempatan yang ada untuk mencetak gol. Dirinya seperti kurang memiliki percaya driri dan selalu menunjukkan tanda – tanda yang gugup. Hal tersebut tentu sangat mengkhawatirkan untuk Liverpool dalam moment terpenting musim ini”, tutup Shearer.

Solskjaer Beri Sinyal Kepad United Ingin Dipermanenkan Statusnya Pada Akhir Musim

Manajer sementara asal Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer kembali memberikan sinyal kepada pihak manajemen untuk statusnya sebagai pelatih dipermanenkan pada akhir musim ini.

Solskjaer berpendapat bahwa akan terasa aneh jika dirinya tidak menjadi pelatih United secara permanen setelah dilibatkan dalam promosi untuk musim depan.

Semenjak Solskjaer memegang alih kepelatihan menggantikan poisisi Jose Mourinho, Manchester United tidak pernah terkalahkan dalam ajang Premier League. The Red Devils berhasil memenangkan laga sebanyak 11 laga.

Manajer sementara Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer kembali memberikan sinyal kepada pihak manajemen untuk statusnya sebagai pelatih dipermanenkan.

Dengan kemenangan tersebut, kesempatan untuk finish di empat besar kembali terbuka. Dukungan untuk menjadi pelatih United terus bermunculan dari macam-macam pihak, termasuk manajer asal Liverpool, Jurgen Klopp. Petinggi Manchester United akan mengambil keputusan pada akhir musim ini.

Dalam sesi konfrensi pers menjelang Laga kontra Southampton, Solskjaer mengatakan, “Saya melakukan pengambilan video guna untuk melakukan penjualan tiket yang berlangsung musiman ini. Jadi saya meminta kepada semua para penggemar untuk membeli tiket musiman tersebut”,

“Akan menjadi hal yang aneh melihat diri sendiri dalam video yang beredar jika nantinya saya harus pergi dari sini. Jika saya nantinya harus kembali ke Norwegia dan anak anak saya melihat iklan yang ada diri saya maka hal tersebut pasti akan terasa aneh dirasakan”,

“Hal ini tentunya membuat setiap orang tahu saya akan merasa senang jika harus bertahan disini, tapi hal itu masih belum diputuskan dan baru akan diketahui sampai akhir musim ini”, tutup Solskjaer.

Sindiran Maurizio Sarri Kepada Awak Media

Manajer asal Chelsea, Maurizio Sarri angkat bicara mengenai kabar pemecatan dirinya dari klub yang diasuhnya. Dirinya berpendapat bahwa kabar yang menyebar di media memang sudah terlalu berlebohan dan bukanlah pemberitaan yang benar adanya.

Dalam dua pekan terakhir ini, pemberitaan pemecatan Sarri sangatlah ramai diberitakan. Kabar itu mencuat saat Chelsea harus mengalami beberapa kali kekalahan dalam kurun waktu sebulan terakhir sehingga posisi mereka diklasemen sementara harus turun keposisi keenam.

Berdasarkan laporan yang menyebar, Sarri akan dipecat jika Chelsea harus mengalami kekalahan saat kontra Tottenham Hotspurs. Tetapi pemberitaan tersebut tidaklah menjadi masalah untuknya karena Chelsea berhasil menngalahkan Hotspurs dengan skor akhir 2 – 0 di Stadion Bridge.

Manajer asal Chelsea, Maurizio Sarri angkat bicara mengenai kabar pemecatan dirinya dari klub yang diasuhnya

Sarri menyatakan bahwa media terlalu membesar-besarkan kabar pemecatan dirinya. Dilansir dari situs Resmi Chelsea, Sarri menyakan, “Dampak dari pemberitaan ini lebih tergantung kepada awak media daripada keklub”.

Sarri juga menegaskan bahwa dirinya saat ini tidak dalam keadaan yang harus dipecat seperti pemberitaan yang menyebar belakangan ini.

Sarri menyatakan, “Saya berbicara dengan pihak manajemen klub sudah sebanyak dua atau tiga kali beberapa akhir terakhir ini dan pembicaraan yang kami bahas tidak seperti pemberitaan yang media beritakan”,

Saya merasa kalian tidak menuliskan pemberitaan yang bear dalam penelitian yang kalian lakukan, namun saya sendiri tidak tahu mengapa hal tersebut bisa terjadi. Jika saja kalian menuliskan berita yang benar adanya, pasti tidak akan terjadi masalah yang besar untuk saya”, tutup Sarri.