Berikut Pemain Juventus Kemungkinan Pindah Pada Musim Panas

Klub raksasa Italia Juventus yang sudah mendominasi juara pada liga domestik dimana sudah menjuarai tujuh gelar Serie A secara beruntun. Juve yang sekarang masih berada dipuncak klasemen musim ini tidak bisa atau sulit dikejar klub lain karene unggul 15 poin dari peringkat kedua Napoli. Setelah itu mereka sedang fokus mengejar target juara Liga Champions dan juga memiliki pemain sekelas Cristiano Ronaldo untuk membantu tim mendapatkan gelar juara yang sudah lama mereka impikan. Tapi meski begitu tidak semua pemain Juve bisa mendapatkan kesempatan bermain cukup yang ada beberapa harus dicadangkan itu sebabnya kemungkinan ada beberapa pemain yang akan pergi pada musim panas.

1. Paulo Dybala
Merupakan pemain yang masa depannya terancam saat kedatangan Cristiano Ronaldo bermain. dirinya yang pada musim lalu menjadi pencentak gol terbanyak dengan menyumbangkan 22 gol harus terpaksa dijual karena mendapatkan tawaran yang bagus dari tim lain. Meski pihak klub ingin menahannya tapi karena untuk mendapatkan Mauro Icardi untuk pengganti lini depan Mario Mandzukic.

2. Gonzalo Higuain
Merupakan pemain yang harus terpaksa dipinjamkan ke Chelsea semenjak kedatangan Cristiano Ronaldo. namun sudah bermain dibawah saat dipinjamkan ke Chelsea hanya mampu mencetak tiga gol dan juga tidak mungkin pindah ke AC Milan sebab mereka sudah punya penyerang baru Krysztof Piatek . jadi hanya menunggu klub yang menginginkan jasanya sebab pihak klub sudah ingin menjualnya secepat mungkin.

3. Sami Khedira
Merupakan pemain yang sempat menjadi gelandang terbaik beberapa musim bersama Juventus ini harus jarang tampil sebab sering mengalami cedera. dan dirinya harus bersaing dengan pemain Emre Can dan pemain baru Aaron Ramsey pada musim depan. jika terus-terusan cedera maka tidak ada masa depan kembali untuk bermain dan pastinya akan pergi secepatnya.

Berikut Penyebab Philippe Countinho Harus di Jual Barca

Barcelona sudah dikabarkan mempertimbangkan masa depan untuk menjual Philippe Countinho pada musim panas mendatang. dimana banyak faktor yang terus membuat peformanya semakin menurun yang datang pada tahun 2018 dari Liverpool mencapai nominal pembelian mahal tapi belum bisa memberikan apa yang mestinya diharapkan untuk Catalan. Meski dirinya ingin bertahan tapi nampaknya pihak klub tidak mengingkan karena kecewa dengan kualitas bermain tapi mendapatkan gaji ketiga terbesar di Barca.

1. Pembayaran Terlalu Besar
Countinho yang mendapatkan gaji terbesar ketiga di Barcelona ini pastinya diharapkan bisa memberikan dampak yang hebat dan layaknya peforma kelas dunia. tapi sayang dirinya yang ia dapatkan namun hanya memainkan 16 pertandingan dan sering dibangku cadangan serta tidak pernah bermain penuh sejak januari. disitu sudah kelihatan bahwa kontribusinya yang kurang dan dana tersebut lebih baik membeli pemain lain jika melepas Countinho.

2. Kembalinya Ousmane Dembele
Dembele yang sebelumnya mengalami cedera saat bursa transfernya ini yang membuat Barca datangkan Countinho. sebab masa depan Dembele belum pasti sebab datangnya dirinya untuk mengantikan posisi yang ditinggalkan Neymar. Musim ini dirinya tampil hebat dan konsisten dalam hal mencetak gol itu sebabnya pelatih lebih mempercayainya ketimbang Countinho yang sebaiknya melepaskannya dan berpisah secepatnya.

3. Mencegah Terjadinya Rugi Besar
Memang Countinho dikenal masih menjadi gelandang terbaik dunia yang dapat membongkar pertahanan lawan. Kayaknya dirinya tidak cocok bermain dengan gaya permainan Barcelona mengingat banyak tim lain yang mencoba mendatangkannya yakni PSG dan Manchester United. Tapi karena peformanya menurun pastinya bisa dijual dengan harga yang murah dan mendapatkan dana membeli pemain lain yang lebih efektif untuk tim.

Berikut Pemain Real Madrid Dapat Kembali Kesempatan Bersama Zidane

Klub besar Real Madrid sudah memutuskan dan berhasil memecat Santiago Solari setelah Los Blancos harus tersingkir dari Liga Champions. Solari dipecat karena kalah dikandang atas Ajax Amsterdam dileg kedua 16 besar Liga Champion dengan skor 1-4 . Itu sebabnya pihak Madrid memilih mendatangkan jasa Zinedine Zidane untuk memperbaiki kekuatan tim yang saat ini bermain buruk pada musim ini. Tentu kembalinya Zidane memberikan dampak beberapa pemain kembali jadi starter di tim utama Real Madrid.

1. Isco
Merupakan pemain paling senang saat pemecatan Solari dimana saat dibawah asuhannya dirinya tidak mendapatkan kepercayaan untuk bisa masuk ke skuat Real Madrid. Pemain asal Spanyol ini lebih sering tidak dimainkan dan sering dicadangkan itu mengapa dirinya sekarang terselamatkan dan Zidane juga sudah memainkan Isco dan hasilnya memuaskan pada laga pertama mereka.

2. Keylor Navas
Merupakan kiper yang dipercaya Zidane saat sukses mengalahkan Celta Vigo dengan skor 2-0 dan menampilkan penampilan terbaiknya saat awal bermain pada laga melawan celta vigo membuat Zidane akan menggunakan lagi kekuatannya untuk musim depan sebab Navas musim lalu hanya mendapatkan kesempatan bermain yang sedikit dimana Solari yang lebih meberikan jam terbang lebih dengan Courtois.

3. Marcelo
Merupakan pemain yang kehilangan tempatnya saat dilatih Solari dimana itu membuat Marcelo ingin pindah ke Juventus. Tapi saat melawan celta vigo dirinya mendapatkan kepercayaan tinggi yang diberikan Zidane dan hasilnya sukses membuat assit untuk Bale menjadi gol. pastinya dengan kehadiran Zidane Marcelo akan tetap bertahan di Madrid.

Hasil Pertandingan Fulham Vs Liverpool Skor 1-2

Akhrinya pada laga tadi malam mempertemukan Fulham dengan Liverpool berakhir cukup sengit tapi The Reds berhasil pulang dengan tiga poin. dimana kemenangan itu berhasil membuat mereka diposisi teratas sementara dari Manchester City pada pekan ke-31 Premier League. Gol Liverpool yang dicetak Sadio Mane unggul dibabak pertama dan sempat dibuat imbang oleh Ryan Babel tapi The Reds mendapatkan hadiah penalti dan Milner yang sukses membawa Liverpool unggul pada laga tadi malam. Tentunya kekalahan ini membuat Fulhams emakin terpuruk dizona degradasi.

Babak pertama Fulham yang tampil dimarkas sendiri dan pendukungnya mencoba bermain cepat tapi sayang semua serangan masih belum menemukan sasaran. Mala pihak Liverpool yang berhasil unggul pada menit ke-26 dimana Sadio Mane menjadi pahlawan membuka gol dimana tendangan penyelesaian yang berhasil membobol gawang Sergio Rico membuat skor 1-0. Serangan The Reds semakin mengerikan dimana menyerang terus-terusan tanpa henti tapi masih belum menemukan sasaran hingga turun minum babak pertama.

Masuk babak kedua tempo kedua tim semakin memanas dimana jual beri serangan terjadi antara pihak Fulham dan Liverpool. Sundulan dari van Dijk punya peluang menambahkan keunggulan tapi sayang masih melenceng kesamping sedangkan tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dimana bek liverpool melakukan blunder fatal hinggal Babel langsung memanfaatkannya menjadi gol untuk Fulham. Berselang beberapa menit Sadio Mane dijatuhkan dikotak terlarang dan wasit langsung menunjuk titik putih dan Milner yang menjadi pengambil tendangan itu menjadi gol membuat Liverpool unggul kembali 1-2 hingga pertandingan babak kedua selesai tidak ada tambahan gol dari kedua tim.

Berikut Alasan Cristiano Ronaldo Menjadi Pemain Terbaik Dalam Sejarah

Sekarang memang Juventus bisa dibilang beruntung punya Cristiano Ronaldo dimana Bintang asal Portugal itu menjadi pahlawan saat melawan Atletico Madrid. Pada pertandingan itu Ronaldo mencetak Hattrick dan menang 3-0 atas Atletico di markas kesayangan Allianz Stadium pada leg kedua Laga babak 16 besar Liga Champions dan berhasil melaju ke babak perempat final. Pada awalnya mereka diragukan bisa membalikkan keadaan tapi beruntung punya sosok pemain seperti Cristiano Ronaldo karena kemampuan dan momen ajaibnya diatas lapangan sudah terbukti sekarang yang benar-benar pantas menyandang stastus pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola.

1. Punya Konsistensi
Ronaldo menang sangat konsisten dalam mencetak gol sejak memperkuat MU karena sering menghancurkan pertahanan dan membuat gol dengan kemampuannya. Sejak dirinya diberikan kepercayaan kepada Sir Alex Ferguson dari situ dirinya bermain semakin tajam dan tidak pernah gagal dalam mencetak kurang 30 gol setiap musim. Meski sekarang sudah berusia 34 tahun tapi masih tajam dan haus akan banyak gol di setiap pertandingan.

2. Hebat Pada Pertandingan Besar
Ronaldo memang punya skill dan kemampuan menjadi bintang dilapangan saat pertandingan besar. dan terbukti sudah dia lakukan saat di Manchester United, Real Madrid dan Juventus, yang memberikan dampak kepada setiap timnya yang selalu bertanding dengan cara dan kemampuan tidak pudar sama sekali tetap solid disetiap pertandingan besar.

3. Punya Statistik
Kemampuan Ronaldo dalam bermain serta mencetak gol didepan gawang memang sudah terjamin dan hebat. banyak rekor yang sudah ia pecahkan dan sampai sekarang belum punya niat untuk berhenti yang ia lakukan pada saat mencetak hattrick saat liga Champions yang menyamai catatan Lionel Messi serta sudah pemenang Ballon D’or lima kali total sudah memenangkan 29 gelar dan juga berhasil membawa negaranya juara Euro.

Berikut Tugas Penting Zinedine Zidane di Real Madrid

Klub raksasa Spanyol Real Madrid sudah resmi menunjuk Zinedine Zidane sebagai pelatih baru menggantikan Santiago Solari. dimana pelatih asal
Argentina itu dipecat karena sudah membawa Madrid Memperoleh hasil buruk tentu ini kesempatan kedua Zidane sebagai pelatih baru Real Madrid
dimana pada musim lalu yang mengharumkan dan membuat sejarah dengan berhasil mengantarkan Los Blancos sukses mendapatkan tiga juara liga Champions secara berturut-turut. dengan kembalinya dirinya diharapakan dapat kembali memperbaiki peforma tim yang musim ini tengah mengalami krisis dan terpuruk itu sebanyak ada beberapa tugas yang wajib Zidane Lakukan untuk mengambalikan Real Madrid berjaya kembali.

1. Mendapatkan Posisi Empat Besar
Untuk saat ini target Zidane harus membawa Real Madrid finis diposisi empat besar musim ini agar masih bisa bermain di pentas Liga Champions
Musim depan. soalnya sudah tidak ada yang tersisa lagi sebab musim ini hanya bisa menyelesaikannya mengambil posisi kedua atau ketiga agar
mendapatkan kepercayaan lebih untuk musim depan.

2. Menjual Pemain Yang Tidak Berguna
Mungkin masalah lainnya menganai pemain yang harus segera didepak keluar dari klub dimana salah satunya pemain asal Wales Gareth Bale. sebab
pemain ini sudah terbukti mengecewakan klub atas peformanya diatas lapangan dan ada beberapa pemain lagi yang memang akan dijual Zidane untuk bisa mendapatkan dana dan mendatangkan pemain baru.

3. Mendapatkan Pemain Terbaik
Zidane yang sudah memperbaiki hubungan dengan Perez harus segera mendatangkan pemain yang memang cocok menurut Zidane untuk mempekuat skuatnya pada musim depan. Target utamanya pastinya pemain asal Belgium Eden Hazard dan juga Harry Kane serta Kylian Mbappe ketimbang pilihan Perez yang selalu ingin mendatangkan Neymar.

Solskjaer Berharap Bisa Menjadi Manajer Manchester United Musim Mendatang

Ole Gunnar Solskjaer mengakui bahwa dirinya sangat berharap bisa menjadi manajer asal Manchester United dimusim mendatang. Saat ini status dari Solskjaer adalah pelatih sementara setelah United melakukan pemecatan terhadap Jose Mourinho.

Dilansir oleh media Sportskeed, Solskjaer menyatakan, “Saya pikir, saya selalu diam-diam dan menginginkan pekerjaan yang sedang saya jalani sekarang”,

Solskjaer terpilih menjadi manajer interim Manchester United pada Desember 2018 dengan menggantikan posisi kepelatihan dari Jose Mourinho yang telah dipecat. Sampai sejauh ini, Solskjaer sudah berhasil membawa Manchester United tampil apik dan mengesankan diajang Domestik dan Eropa.

Dalam ajang Liga Inggris, Paul Pogba dkk saat ini berada diposisi ke-4 dipapan klasemen sementara dengan total perelahan 58 poin. Sebelumnya United selalu berada dipapan tengah kalsemen sementara.

Dalam ajang Liga Champions, Manchester United tampil apik dengan berhasil mengalahkan PSG dengan skor akhir 3 – 1 dalam leg kedua 16 besar. Dengan kemenangan tersebut membuat mereka lolos kebabak perempatan final dengan memegang keunggulan gol tandang setelah sebelumnya harus kalah dengan skor akhir 0 – 2.

Ole Gunnar Solskjaer mengakui bahwa dirinya sangat berharap bisa menjadi manajer asal Manchester United dimusim mendatang

Solskjaer juga mengatakan, dirinya memang selalu menginginkan menjadi sosok pelatih dalam klub-klub besar sepak bola. Dirinya malah lebih mengakui bahwa lebih menginginkan menjadi manajer daripada harus menajadi pemain.

Manajemen Manchester United hanya mengontrak Solskjaer sampai akhir musim 2018 – 209. Namun dengan keadaan tersebut membuat beberapa pihak beranggapan bawha Solskjaer akan menjadi sosok pelatih permanen di United karena hasil positif yang sudah berhasil dicapainya.

Josep Maria Bartomeu Lebih Menjagokan Ousmane Dembele Daripada Neymar

Presiden asal Barcelona, Josep Maria Bartomeu memuji perkembangan dari salah satu pemainnya, Ousmane Dembele. Dirinya beranggapan bahwa Dembele saat ini jauh lebih baik dan hebat jika dibandingkan Neymar.

Winger timnas asal Prancis ini didatangkan oleh El Barca untuk menggantikan posisi dari Neymar. Los Cules membeli Dembele dari Borussia Dortmund dengan harga 105 Juta Euro setelah melepaskan Neymar ke PSG (Paris Saint-Germain) dengan harga senilai 222 Juta Euro.

Karir dari pemain Dembele di Barcelona bisa dibilang sangatlah terjal, sebelum menjadi pemain utama seperti saat ini, dirinya selalu terhambat oleh cedera parah pada musim pertamanya di Blaugrana.

Pemain asal Prancis ini tidak mampu tampil maksimal pada musim 2017 – 2018. Pada awal musim tersebut, Dembele sudah melanggar beberapa aturan disiplin yang sudah ditetapkan oleh klub. Dengan kelakukan Dembele tersebut membuat masa depannya di Camp Nou dalam spekulasi.

Tetapi keadaan tersebut membuat pelatih Ernesto Valverde terus memberikan kepercayaan kepada Dembele. dan tidak menghiraukan apa yang sudah dilakukan oleh pemain tersebut.

Sampai sejauh ini, Ousmane Dembele sudah tampil sebanyak 56 penampilan bersama dengan Barcelona. Dirinya sudah berhasil mencetak gol sebanyak 17 gol ada 16 assist dari 56 laga yang sudah dijalankan. Selain itu Dembele juga turut mengambil alih dalam membantu Barca dalam meraih tiga trofi penghargaan.

Juventus Mulai Melakukan Pendekatan Dengan Marco Asensio

Juventus memulai melancarkan pendekatan terhadap kubu Marco Asensio. Hal tersebut dilakuakan karena rasa kegelisahan dari sang pemain yang tidak mendapatkan kesempatan untuk bermain ditim utama Real Madrid dibeberapa laga terakhir yang dijalankan oleh Los Blancos.

Keadaan tersebut membuat Marco Asensio berpikir dan memiliki keinginan untuk meninggalkan Los Blancos. Dengan keadaan tersebut juga membuat Juventus memanfaatkan kegelisahan dari Asensio dengan memberikan penawaran sebuah kontrak pada musim depan.

Kabar tersebut beredar dan membuat klub raksasa asal Serie A ini mulai melakukan kontak dengan pihak manajemen Real Madrid. Media Tuttosport menyatakan bahwa Juventus mulai melakukan pendekatan secara formal agar bisa memiliki Asensio.

Juventus memulai melancarkan pendekatan terhadap kubu Marco Asensio

Media Italia juga melaporkan, Asensio sudah mulai dikaitkan dengan kepindahannya ke Inter Milan, Kabar tersebut berlatar karena munculnya beragam laporan yang menyatakan bahwa pemain timnas asal Spanyol ini sudah tidak betaj bermain di Real Madrid.

Asensio tidak turun menjadi pemain utama dalam laga El Clasico pada akhir pekan lalu. Kondisi tersebut juga semakin diperkuat bahwa Asensio lebih sering duduk dikursi cadangan pada musim ini. Keadaan ini memicu kabar soal masa depan dari Asensio dan semakin membuka peluang Juventus untuk medekati pemain tersebut.

Sebelumnya juga, Asensio dikabarkan masuk kedalam daftar belanja Inter Milan pada musim tahun 2019. Suning Grup sekaligus pemiliki klub Inter Milan siap mengeluarkan dana besar untuk bisa mendapatkan Asensio, tetapi agen dari Asensio sudah memberikan konfirmasi bahwa sang klien tidak memiliki niat untuk meninggalkan Real Madrid saat ini.

Performa Mohamed Salah Menjadi Sorotan Alan Shearer

Performa dari Striker Liverpool, Mohamed Salah belakangan ini menjadi sorotan dari mantan pemain striker ajang Prmemier League, Alan Shearer. Dirinya berpendapat bahwa menurunya performa dari Salah bisa saja membuat The Red kehilangan kans untuk meraih gelar juara.

Salah kembali gagal mencetak gol untuk Liverpool saat harus ditahan imbang oleh Evertob dalam partai derby Merseyside. Hal ini menjadikan pemain asal Mesir ini hanya mampu mencetak satu gol dalam enam laga terakhir yang dijalankannya.

Sampai sejauh ini, Salah sudah berhasil mencetak 17 gol dalam ajang Premier League musim ini. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan performanya pada musim lalu, dimana sampai pekan ke-29 musom lalu, dirinya sudah berhasil mencetak 24 gol.

Performa dari Striker Liverpool, Mohamed Salah belakangan ini menjadi sorotan dari mantan pemain striker ajang Prmemier League, Alan Shearer

Berhadapan dengan Everton, Salah sebenarnya memiliki dua peluang emas untuk bisa membobol gawang lawan tetapi dirinya menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Dengan keadaan tersebut membuat Shearer menyatakan bahwa eks pemain dari Chelsea ini sedang tidak dalam performa apiknya dan sedang kehilangan kepercayaan diri.

Dilansir dari media The Sun, Shearer mengatakan, “Perform dari Mo Salah saat ini harus menjadi pusat perhatian dari Liverpool. Dua peluang depan mata saat kontra Everton sudah diperolehnya, seperti yang diinginkan Jurgen Klopp, dan ternyata kesempatan tersebut disia-siakan dan sangat mengecewaka”,

“Salah membuang kesempatan yang ada untuk mencetak gol. Dirinya seperti kurang memiliki percaya driri dan selalu menunjukkan tanda – tanda yang gugup. Hal tersebut tentu sangat mengkhawatirkan untuk Liverpool dalam moment terpenting musim ini”, tutup Shearer.