Preubahan Yang Di Tunjukan Oleh Krzystof Piantek

Krzystof Piantek berhasil membua napoli mejadi tertigal angka di mana diri nya berhasil mebuat angka 3 -1 untuk melawan nopoli di mana pelawanan yang di termima nya tidak mampu untuk melewati pertahan ac milan tersebut dan diri nya berhasil membuat pemain dari lawan nya mejdai galal dalam merebut kejuaraan yang tak di duga oleh pemian nopoli tersebut

Krzystof Piantek pun angka bicara sebelum nya diri nya tidak bisa bermain sebebas ini diklub lama nya yang terlalu mmenekan diri nya dan membuat diri nya tidak bisa membuat prestasi yang cukup baik di laga tersebut dimana pinda nya diri nya ke dalam klub ac milan medapat kan kesempatan untuk tampil maksimal membuat hal yang menajukan untuk ac milan tersebut

kemukina hal tersebut merupakan kemajuan dari ac milan dalam memberikan peluang untuk pemain pemain yang belum medapat kan kesempatan untuk tampil lebih baik dalam bertanding maka dari itu kesempatan yang di berikan oleh sangkapten tim yang mempercayakan semua kunci ke pada Krzystof Piantek untuk menembus garis depan dan tidak di sia sia siakan oleh Krzystof Piantek untuk mendapat kan angka yang cukup tinggi dalam bertanding di laga tersebut membuat peluar kemenanga dari ac milan cukup tinggi dan napoli pun mejadi galal dalam formasi yang mereka miliki untuk bertanding

Kekalah Dari Manchester United Di Tutup Oleh Victor

Victor tak terima dengan ke gagalan nya yang di terima nya pada saat pertandinagn yang baru saja di lewati nya membuat diri nya sangat ke cewa dengan pertandigan tersebut dimana ke yakinan yang di percaya untuk menang gagal di sebab kan kecerobhan diri nya dalam mempertahan kan gawang yang didekat nya berhasil di lewati pemain lawan yang sedang memberikan lemparan ke depan gawang

Diri nya tidak ingin sang istri nya tau bwah diri nya kalah dalam pertandingan tersebut ketika diri nya lega membuat klub yang diri nya bawak menjadi kalah membuat diri nya sangat kecewa saat ini mancester unitid pun harus menerima kekalahan tersebut dan diri nya pun gagal dalam meberikan serangan bebas yang bertepatan di depan bawang yang di berikan oleh rekan bermain nya

Istri dari victro pun tau bawah diri nya gagal dalam bertanding pada saat ini namun diri nya tidak akan menbuat victor semakin terpojok diri nya mencoba untuk membuat diri nya mejadi lebih baik agar dapat bermain lebih baik dari sebelum nya namun diri nya pencoba merahasia kekalahan tersebut di depan kelaurga nya agar tdak merasakan maluh pada saat ini namun sebenar nya semua nya sudah tau akan kekalah dari victor tersebut namun mereka mencoba untuk tidak terlalu membuat diri nya kecewa

 

Skuat Pincang PSG Bisakah Berguna Di Old Trafford?

Jelang laga untuk melawan Manchester United di Old Trafford, PSG yang sudah dua bulan yang lalu adalah unggulan,kini telah melewatkan ke Manchester United dengan status sebagai non-unggulan. Selain karena sebuah faktor United yang sudah menggeliat usai yang di tangani Ole Gunnar Solskajaer, PSG ini juga tengah dilanda oleh bada cedera yang sangat parah.

Dua dari penyerang andalan, Neymar dan juga Edison Cavani, telah di pastikan absen karena adanya cedera. Marco Veratti, sang metronom yang andalan, juga sudah diragukan  kebugarannya meski  namanya ini tetap di bawa Thomas Tuchel di dalam skuat. Bek Kanan, Thomas Meunier, sedang mengalami cedera di kepala pada laga kontra Bordeaux tengah pekan yang lalu dan juga masih diragukan untuk siap tampil. Lalu, bagaimanan dengan perkiraan peluang skuat yang pincang dari PSG ini sedang menghadapi Manchester United yang saat ini masih terkalahkan pada 11 laga Terakhir?

-Kylian Mbappe

Skema apa pun itu yang nantinya akan dipakai Tuchel, nama dari pemuda 20 tahun ini, yaitu Kylian Mbappe, sudah di pastikan akan menjadi umpan. Mbappe ini adalah satu-satunya penyerang ini yang dengan kondisi sehat, meski ada di bangku candangan masih ada lagi nama Eric Maxim Choupo-Moting. Masalahnya adalah, bagaimana cara dari Tuhcel ini mengakomodasi dari sisi eksplosif Mbappe?

-Menyerang Manchester United dari bagian sayap

Pada laga akhir pekan yang lalu Kontra Bordeaux, Tuchel ini menyimpan Angel di Maria dan juga Julian Draxlex. Kalau turun dengan sebuah formasi 4-3-3, kemungkinan besar pemain yang berasal dari Argentina dan juga Jerman itu akan bisa mengapit Mbappe sebagai penyerang sayap.

Makin Mengecewakan, Barcelona Siap Lepaskan Philippe Coutinho

Barcelona di beritakan sudah mulai kehabisan kesabaran nya terhadap performa permainan dari Philippe Coutinho. Pada saat pertandingan El Clasico antara Barcelona melawan Real Madrid terlihat performa permainan Philippe Coutinho kembali lagi memperlihatkan performa penampilan yang buruk.

Hal ini membuat pemain asal Brazil, Philippe COutinho terpaksa harus di tarik keluar oleh pelatih Barcelona, Ernesto Valverde saat pertandingan antara Barcelona dan Real Madrid masih menyisahkan waktu sekitar 30 menit. Batas kesabaran dari pelatih Barcelona, Ernesto Valverde sudah mulai habis kepada Philippe Coutinho.

Seperti yang di beritakan oleh Marca, mantan pemaian Liverpool yakni Philippe Coutinho memang masih banyak sekali yang mendukung nya seperti beberpa petinggi klub Barcelona . Walaupun begitu, Barcelona saat ini siap untuk mendengar klub lain untuk menegosiasi soal harga untuk Philippe Coutinho.

Barcelona sudah siap untuk melepaskan Philippe Coutinho kalau memang pemain asal Brazil itu terus menerus tidak bisa tampil dengan semua performa nya. Pada saat Ousmane Dembele mengalami cedera, hal ini sebenar nya waktu yang tepat untuk pemain sekelas Philippe Coutinho untuk membuktikan kualitas permainan nya.

Philippe Coutinho harus bisa membuktikan kualitas permainan nya kepada semua fans Barcelona, Philippe Coutinho juga harus menyakinkan para fans dari Barcelona memang mampu untuk menjadi pemain andalan di Barcelona.

Klub asal Spanyol, Barcelona akan memanfaatkan sebuah kondisi dari buruk nya penampilan dari Philippe Coutinho. Salah satu cara nya ada dengan menjual nya dengan harga yang cukup tinggi atau dengan tawaran lain nya yang menarik.

Presiden Barcelona Ingin Bajak Isco dari Los Blancos

Presiden Barcelona yakni Josep Maria Bartomeu, masih belum mau menyerah untuk terus menerus mengejar gelandang serang asal Real Marid yakni Isco, Josep Maria Bartomeu akan mempersiapkan semua syarat untuk bisa mendatangkan Isco dari Real Madrid ke Barcelona.

Akan tetapi, Josep Maria Bartomeu akan lebih dahulu untuk bertanya kepada pelatih Barcelona yanki Ernesto Valverde, apakah pelatih Barcelona itu mengiginan jasa Isco atau tidak. Selain itu, perlu keputusan dari Real Madrid untuk melepaskan pemain nya asal Spanyol ini.

Situasi dari Isco di klub raksasa asal Spanyol sudah mulai tidak menentu lagi. Pada terakhir nya, Isco di beritakan bersikap kasar kepada salah satu staff Real Madrid yang bertugas.

Hubungan Isco dengan sang pelatih Real Madrid, Santiago Salori juga sangat kurang hurmonis. Pemain berusia 26 tahun ini sudah tampak jarnag sekali bermain untuk starter di Real Madrid.

Ada berita media lokal mengklaim bahwa Barcelona berencana untuk mendatangkan ISco pada akhir musim ini di tranfer musim dingin. Presiden Barcelona yakni Josep Maria Bartomeu sendiri pun sejak lama sudah mengagumi talenta yang di miliki oleh Isco.

“Jika pelatih kami untuk meminta pemain dan Isco ingin hengkang dari Real Madrid, tentu saja kami akan segera menampung nya,” Kata Presiden Barcelona yakni Josep Maria Bartomeu yang di lansir oleh Tribal Football.

Anthony Martial Sudah Berhasil Lampaui Catatan Cr7 di MU

Pelatih sementara Manchester United yakni Ole Gunnar Solskjaer menantang pemain asal Prancis yakni Anthony Martial untuk mengikuti jejak dari Cristiano Ronaldo dengan mampu mencetak gol bagi tim.

Tetapi, hasil statistik membuktikan bahwa potensi Anthony Martial jaug lebih baik dari pada Cristiano Ronaldo. Hal ini bisa terlihat pada jumlah pertandingan Liga Premier League 2018-2019 yang di lakoni nya bersama Manchester United.

Bermain dari AS Monaco dari tahun 2015 sampai 2016, Anthony Martial sudah menjalai sebanyak 105 pertandingan di kompetisi Liga Premier League. Anthony Martial menjadi pemain inti sebanyak 79 kali berhasil mencetak gol sebanyak 32 gol dan mendapatkan assist sebanyak 16 kali dan serta memiliki rasio bermain per gol sebanyal 218 menit.

Hasil dari data dari Anthony Martial mampu mengalahkan kinerja dari Cristiano Ronaldo dengan jumlah pertandingan yang sma pada awal keberadaan nya di komeptisi Liga Premier League. Pemain bintang asal Portugal itu masuk ke tim utama Manchester United sebanyak 83 kali, membuat sebanyal 26 gol dan 15 kali assist serta menghasilkan 305 menit per gol.

Laga tersebit berhasil menunjukkan Anthony Martial lebih lebih efisien dan lebih berkontribusi ketimbang Cristiano Ronaldo.

Pelatih sementara Manchester United yakni Ole Gunnar Solskjaer menyamai Cristiano Ronaldo setelah pemain timnas Prancis itu meneken kontrak baru di Manchester United sampai 2024. Pelatih sementera Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer berharap Anthony Martial bisa terus berkembang dan bisa memecahkan rekor rekor yang ada di Manchester United.

Legenda MU Juga Masih Ragu Dengan Solskjaer

Legenda dari Manchester United, yaitu Paul Ince, ia mengakui sang Ole Gunnar Solskjaer ini telah bekerja dengan sangat baik di Old Trafford, Meskipun demikian, ia juga belum terlalu sangat yakin dengan kemampuan dari pria yang berasal dari Norwegia tersebut.

Solskjaer ini menggantikan Jose Moutinho di Desember yang lalu. Di bawah dari asuhannya, MU ini meraih sebanyak delapan kemenangan dan juga sekali seri di sembilan laga.

“Orang-orang juga menyarangkan bahwa seorang Solskjaer ini harus dijadikan sebagai manajer permanen Manchester United. Pertandingan saat melawan Burnley (seri 2-2), ini membuktikan bahwa tim yang masih belum maksimal. Saya tidak akan mengatakan Solskjaer ini tidak melakukannya dengan baik, dia ini sangat luar biasa, tetapi itu juga tidak berarti dia sudah cukup siap dengan pekerjaan itu,” ucap Ince

“Anda harus sangat berhati-hati. Siapa saja pun yang telah mengambil sebuah pekerjaan secara permanen ini harus menjadi seorang yang tepat. Ini sangat memalukan dengan Louis Van Gaal dan David Moyes dan kemudian semua para penggemar ini yakin Jose Mourinho adalah seorang yang sangat tepat, dan sangat jelas sekali dia tidak.”

-Belajar dari Kesalahan
Ince pun Ingin Manchester United belajar dari sebuah kesalahan mereka pada saat menunjuk Jose Mourinho.

“Manchester United telah membuang waktu dengan Jose Mourinho, mereka juga memenangkan beberapa tropi akan tetapi pada akhirnya, dia juga membawa mereka mundur. Siapa saja pun manajer berikutnya, apakah seorang Solskjaer atau juga Mauricio Pochettino, dia juga heru ada di sana untuk dalam jangka panjang,” Ince menambahkan